1.  

Pertemuan ke 6

“Ingat! Buku yang bervisi tak akan pernah mati”. Aam Nurhasanah

Tema malam ini sangat inspiratif bersama narasumber Ibu Aam Nurhasanah. Beliau seorang multi talenta dari seorang penulis menjadi kurator, moderator handal sampai menjadi editor. Beliau sudah menulis 20 buku diantaranya : Mengukir mimpi jadi penulis, Kunci Sukses menjadi moderator online, Blogger Inspiratif dan banyak buku lainnya baik buku solo maupun buku antologi. Disamping itu beliau juga pernah sebagi Blogger 10 Favorit AISEI , Juara 1 Lomba Blog PGRI 2021 dan aktif di komunitas pegiat literasi.

Menurut beliau, menulis itu menjadikan sebuah prestasi yang membanggakan. Dengan menulis bisa mengembangkan pengetahuan. Menulis itu juga mengikat makna, menghimpun dan menebar gagasan, bagaikan malaikat yang menyampaikan wahyu, bagaikan designer merancang dan membuat baju dan seperti dirigen yang mengatur irama lagu, sungguh unik dan klasik. Menulis itu bukan hal yang mudah. Banyak sekali proses yang harus diarungi. Apakah Anda pernah mendengar kalimat ‘From zero to hero’ Anda pasti tahu maksud dari kalimat tersebut. Apapun yang di mulai dari kosong harus berakhir dengan keberhasilan.

Lalu bagaimana cara kita menemukan berbagai ide dan cara menyampaikan pesan kepada pembaca? Setiap penulis tak mungkin bisa jika mengalami miskin ide. Ada beberapa kiat yang harus di pahami oleh seorang penulis diantaranya :

  1. Ide bisa didapat dari orang-orang di sekitar  penulis.
  2. Penulis membanyangkan pengalaman atau perjuangan mereka sangat luar biasa.
  3. Pesan yang ingin disampaikan yaitu kaum perempuan harus mau menerima paket kehidupan yang Allah berikan dengan suka dan dukanya. Ini merupakan pesan tersirat dalam sebuah buku.

Lalu bagaimana prosesnya? Bisa dengan mengumpulkan ingatan, menentukan tokoh dan karakternya di setiap subjudul, membuat outline atau daftar isi yang mau dijadikan sub judul. Bisa juga menulis apa yang ada di dalam pikiran, diawali dengan penggalan ayat dalam alquran, hadis, atau kalimat bijak dan motivasi.

Setiap penulis mempunyai tujuan yang berbeda-beda dalam menulis seperti obat anti galau, menghalau pikiran lupa, menjadi inspirasi bagi kaum hawa, amal jariyah lewat tulisan, saling berbagi dan menginspirasi,memberikan solusi terhadap suatu masalah, dll.

            Nah! Berbicara masalah outline. Ada hal-hal yang harus di lakukan sebelum merancang outline seperti mengumpulkan materi-materi yang relavan baik itu berupa data statistic, teori, gambar-gambar yang sesuai, coretan-coretan penting ataupun refleksi yang sesuai dengan judul yang akan di tulis.(Wikihaw.com). Selanjutnya persiapan membuat outline : tentukan topiknya terlebih dahulu sebagai batasan tulisan meski apapun jenis tulisannya.

            Motivasikan diri sendiri agar terus menulis meskipun terasa sulit, terus tebarkan inspirative dan ide-ide kreatifmu dengan menulis kita tuaikan prestasi.

 


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini