Tema             : Mengenal Penerbit Indie
 Nara sumber : Mukminin, S.Pd, M.Pd
 Pertemuan    : Ke 5

"Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak." Ali Bin Abi Thalib

Menerbitkan sebuah buku? Pastilah  keinginan semua para penulis baik bagi seorang guru, dosen, maupun wiraswasta. Seorang penulis tentu saja harus memahami cara menerbitkan buku dengan tepat.
Berikut cara-cara menerbitkan buku :
1. Prawriting
    Tahap ini penulis harus kreatif mencari ide yang berserakan di sekitar lingkungannya. Tema apa yang hendak di tulis atau diangkat menjadi sebuah tema yang menarik dan sedang trend. Disamping itu penulis juga harus banyak menggali informasi yang banyak melaui bacaan atau artikel. Hal ini memudahkanya pada saat menulis nanti.
2. Drafting
  Pada tahapan. ini penulis mulai menulis sesuai dengan kerangka tulisan yang telah ditentukan sebelumnya
3. Revisi
  Setelah selesai menulis penulis melakukan tahapan revisi. Disini penulis merevisi bagian-bagian naskah mana yang dianggap perlu dibuang atau di tambahkan agar naskah kelihatan sempurna dan menarik.
4. Editting/ Swasunting
   Setiap naskah yang sudah melewati tahap revisi selanjutnya menuju tahap editing. Mengedit kesalahan tanda baca, kesalahan pada kalimat hal ini bisa dilakukan sendiri oleh penulis.
5. Publikasi
   Tahap akhir dari suatu naskah yang dibukukan adalah mempublikasikan atau menerbit buku.
Ada dua macam penerbit
a. Penerbit Mayor
    Mencetak buku secara massal bisa mencapai 3000 eksemplar. Syarat naskah diterima di penerbit mayor adalah naskah harus berkualitas kerena harus melewati beberapa prosedur yang ketat dan harus mengikuti selera pasar .
Kelemahan penerbit Mayor adalah proses yang di butuhkan lumayan lama karena buku yang di cetak dalam jumlah banyak, ada naskah  yang kadang tidak diterima dan memiliki royalti yang sedikit mengingat penulis tidak ikut menanggung biaya apapun.
b. Penerbit Minor (indie)
    Penerbit Indie hanya mencetak buku sesuai permintaaan saja sehingga prosesnya cepat. Tidak menolak naskah asalkan naskah tersebut tidak bertentangan dengan hukum, mengandung SARA dan melanggar norma sehingga cocok untuk penulis pemula sebagai alternatif awal dalam menerbitkan buku. Penulis dapat memasarkan sendiri bukunya sesuai harga yang ditentukan sendiri.
Demikian perbedaan kedua penerbit tersebut. Keep writing! Tuangkan idemu melalui balutan tinta. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini