Pertemuan 3

"Jika kamu ingin menjadi seorang penulis, kamu harus melakukan dua hal di atas segalanya: banyak membaca dan banyak menulis." - Stephen King

MEMBONGKAR RAHASIA MENULIS HINGGA MENERBITKAN BUKU

Sebagai pendahuluan, saya akan mengulang kembali pengertian dari menulis. Menulis adalah suatu kegiatan untuk menciptakan suatu catatan atau informasi pada suatu media dengan menggunakan aksara. Menulis biasa dilakukan pada media kertas dengan menggunakan alat-alat seperti pena atau pensil terkadang menulis juga bisa dituangkan dalam bentuk ketikan pada digital seperti komputer dan smartphone. Saya menjadikan menulis seperti asupan sehari-hari, jika ada ide-ide yang terbit di pikiran saya langsung saya curahkannya ke setiap kertas. Bagi saya menulis itu, bukan hanya sekedar mencoret-coret kertas tapi saya lebih bisa berimajinasi dengan menuangkan perasaan sesuai dengan keinginan saya. Bahkan ali bin abi thalib pernah mengatakan "Semua orang akan mati kecuali karyanya, maka tulislah sesuatu yang akan membahagiakan dirimu di akhirat kelak" itulah yang membuat saya tertarik untuk menulis dimana dengan menciptakan dari satu tulisan menjadi sebuah karya yang bermanfaat bagi orang lain akan mendapatkan pahala amal jariyah kelak.
Saya sering mengikuti kegiatan belajar menulis, ikut grup belajar menulis atau mungkin workshop tentang menulis buku sangat mengasyikkan sehingga membuat saya lebih terampil dalam memahami menulis. Tapi terkadang saya tidak terlalu mengerti harus menulis apa? Bagaimana cara memulainya? Apakah tulisan yang saya tulis ini bagus atau tidak? Pertanyaan-pertanyaan itu terus terngiang dan membuat saya menjadi sulit menulis (Block Writer). Mungkin bukan hanya saya sebagai seorang pemula saja yang merasa kesulitan dalam menemukan sebuah ide, penulis hebat pun seperti Rita Wati, S. Kom, penulis, kurator, moderator, operator dan juga guru yang sudah menghasilkan banyak buku solo maupun antologi pasti  merasakan hal yang sama juga.
Ternyata tanpa saya sadari, menulis punya banyak sekali manfaat yang terkandung di dalamnya, baik untuk kesehatan maupun untuk melatih logika saya. Menurut para ahli ada beberapa di antaranya:
1.      Meningkatkan kecerdasan
2.      Mengembangkan daya inisiatif dan kreativitas
3.      Meningkatkan daya ingat
44  4.      Meredakan stress
55  5.      Menumbuhkan keberanian.
Namun di balik manfaat yang begitu banyak diperoleh, masih ada juga masalah dan hambatan selalu menghinggapi diri saya serta menjatuhkan keinginan dan semangat saya dalam menulis, seperti:(1).  Susah ide. (2).  Miskin kosakata. (3). Sulit merangkai kata. (4).  Menunda-nunda. (5).  Bingung mau menulis apa. (6). Tidak percaya diri. (7).  Merasa tulisannya jelek/ tidak layak untuk dibaca.
Pasti dengan masalah-masalah di atas kita perlu untuk mengatasinya. Tak terlalu rumit maupun terbelit-belit dalam kita menuntaskan semua perkara tersebut. Kita hanya harus menanamkan kebutuhan seperti sering membaca dan menguatkan keseharian menulisnya. Seperti yang kutipan tokoh terkenal yang satu ini.
Untuk lebih menggali lagi keterampilan menulis saya. Saya sering menuangkannya di dalam Blog, di sana karya kita akan lebih dikenal orang lain di seluruh dunia. Blog adalah salah satu media yang dapat mempublikasikan karya tulis seseorang tanpa harus takut ditolak. Jadi, saat kita melahirkan sebuah karya, kita bisa menunjukkannya melalui blog tulis ini. Bisa dapat penghasilan yang banyak loh!
Sebelum itu, kita juga harus mengetahui trik-trik menjadi seorang penulis bukan asal-asalan doang. Yang pertama, menguasai diri lalu baca buku-buku yang terbaik, tulis semua ide yang muncul hingga tuntas, abaikan PUEBI untuk sementara, latih menulis setiap hari (mulai dari 100 kata, 400 kata hingga 1000 kata.), buat peta konsep / TOC dan tidak takut menunjukkan gagasan baru. Sehingga dengan memegang konsep-konsep tersebut impian-impian menjadi penulis akan tercapai, Insya Allah.
Baiklah itu beberapa point penting yang dapat saya tulis di resume kali ini, terbongkar sudah rahasia menulis hingga menerbitkan buku. Semoga dengan motivasi sederhana dari resume ini bisa membangkitkan semangat menulis Bapak/Ibu. Tetap semangat menulis, ya! Karena dengan menulis hidup akan lebih bermakna dan mengenal luas dunia. Salam literasi!

 

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini